Menyatukan Dua Ego Dalam Sebuah Pernikahan

Menyatukan Dua Ego Dalam Sebuah Pernikahan

  • Post category:Artikel

Membahas mengenai suatu pernikahan mungkin tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Pernikahan di Indonesia merupakan suatu tradisi perjanjian yang memang masyarakat lakukan, ketika ada pasangan laki-laki dan perempuan yang saling mencintai dan memutuskan ingin hidup bersama. Biasanya juga digambarkan dalam bentuk perayaan atau syukuran, namun pernikahan sejatinya tetap merupakan sebuah hubungan yang dibentuk oleh pasangan yang memutuskan untuk hidup bersama. Bahkan pernikahan juga dianggap sakral bagi masyoritas masyarakat, sehingga di Indonesia syarat pernikahan telah diatur dalam Pasal 6 UU No.1/1974. Maka dapat dilihat bahwa sebuah pernikahan merupakan sebuah proses yang cukup penting dan memang perlu dipikirkan secara matang. Karena pernikahan juga tidak hanya menyatukan pasangan yang saling mencintai namun juga mempersatukan dua keluarga yang berbeda.

Maka muncul sebuah pertanyaan yang menarik untuk dikaitkan seputar pembahasan pernikahan. Seperti misalnya, sebelum menikah pentingkah terlebih dahulu memahami karakter/pribadi pasangan kita? apakah akan ada dampak pada sebuah pernikahan? Dan adakah solusinya?. Dapat kita ketahui secara umumnya sifat mendasar seorang laki-laki dan perempuan berbeda, perbedaan signifikanya sebagaimana banyak artikel yang menyatakan bahwa laki-laki cenderung berperilaku mengutamakan berfikir secara logika, namun berbeda dengan perempuan yang selalu ikut menyertakan perasaan dalam berperilaku. Menurut Dr. Amy Johnson, dalam menjalani kehidupanya laki-laki perlu melakukannya secara terpisah. Mereka tidak bisa fokus pada hubungan, hobi, dan tanggung jawab di saat yang bersamaan. Semuanya akan dilakukan pada waktunya masing-masing. Sementara perempuan, mampu menjadikan seluruh aspek dalam kehidupan mereka terhubung bahkan secara bersamaan. Sehingga mayoritas laki-laki perlu memiliki waktu sendiri.

Berarti cukup relevan bahwa kita mengatakan laki-laki dan perempuan memiliki ego yang berbeda, sebagaimana dikatakan pada paragraf sebelumnya sifat mendasar tersebut sangat mempengaruhi perilaku yang dijalankan pada kehidupan sehari-hari antara laki-laki dan perempuan.Tetapi keduanya dapat menjadi pasangan yang di latarbelakangi atas dasar suka sama suka. Namun tidak sedikit juga beberapa pasangan memutuskan tidak lagi bersama sebelum pernikahan, dan bahkan ada yang setelah melakukan pernikahan pasangan tersebut akhirnya berpisah yakni perceraian. Persoalan  inilah yang sering sekali dihadapi oleh pasangan, karena mereka menganggap bahwa terlalu banyak perbedaan dianatara mereka secara berfikir, pendapat dan selera. Sungguh sangat disayangkan terutama pasangan yang sudah sempat melakukan sebuah pernikan harus berpisah, bahkan beberapa agama juga tidak menganjurkan adanya perpisahan dalam sebuah pernikahan.

Mengenai persoalan tersebut memang menurut penulis sendiri penting dan perlu mengenal karakter dan pribadi pasangan, dengan cara saling menjaga komunikasi. Maksudnya disini adalah bagaimana kita mampu menilai apakah pasangan kita sesuai dalam bertukar pendapat yakni saling mengingatkan, dan mampu mendukung kita. Karena dalam hubungan tidak selalu kita berada diposisi bahagia, ketika salah satu dari kita memiliki masa sulit sudah sepantasnya pasangan mampu menjadi orang terdekat kita yang mampu memberi solusi dan semangat. Selanjutnya pasangan juga perlu memahami selera masing-masing, tidak masalah apabila tidak sama. Namun ketika pasangan saling memahami maka semestinya mampu menghargai satu sama lain. Contoh paling nyata mengenai selera biasanya terlihat  pada gaya hidup seseorang sebagaimana gaya berpakaian, barang-barang yang diminati dan hobi yang dimiliki.

Berbicara mengenai gaya hidup cukup menarik apabila dikaitkan dengan pernikahan, misalnya barang-barang dan desain yang ada saat perayaan pasangan biasanya akan menimbulkan perdebatan karena perbedaan selera antara pasangan tersebut. Pada dasarnya laki-laki memilih gaya hidup yang simpel namun terkesan elegan, dan beberapa perempuan memiliki gaya hidup cukup mewah sehingga terlihat menarik. Maka saat ini memang diperlukan barang-barang untuk mendukung pernikahan yang memiliki model dan desain yang simpel dan terlihat glamour. Misalnya, gaun pernikahan,  dekorasi tempat, dan pemilihan cincin pernikahan, banyak yang tidak begitu menyadari bahwa sebuah cincin pernikahan merupakan hal terpenting juga, karena cincin pernikahan merupakan sebuah simbol bagi pasangan saat menyatakan akan hidup bersama dalam sebuah pernikahan. Sehingga memang semua keperluan tersebut harus diperhatikan sebagaimana sesuai dengan ahlinya. Dengan saling memahami satu sama lain tersebut pasangan akan mampu memaklumi dan meraka juga tidak merasa dikecewakan oleh pasanganya.

Ketika pasangan tidak memperdulikan bahwa perlu mengenali pasangan lebih dalam lagi sebelum melakukan pernikahan, kemungkinan akan menimbulkan dampak yang negatif. Sebagaimana sebelum menikah hubungan mereka mungkin sebatas bertemu dan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Tetapi sebuah pernikahan dimana pasangan akan hidup bersama, tinggal bersama dan melakukan hal bersama untuk membangun keluarga baru. Pertemuan pasangan tidak lagi hanya kegiatan bersenang-senang, meraka juga harus saling berdiskusi untuk rumah tangganya. Saling beradaptasi kembali bukan hanya dengan dengan pasangan kita, namun ada anggota keluarga besar juga yang perlu kita pahami kebiasaannya karena dari sanalah karakter pasangan kita terbentuk. Dan ketika pasangan tidak mau mengalah, saling meningikan ego masing-masing karena merasa paling benar, disitulah rasa kecewa tersebut muncul dan merasa salah dalam memilih pasangan.

Maka kesimpulan yang mampu kita yakni bagaimana mampu menyatukan dua ego dalam sebuah pernikahan, yakni dengan cara, :

  1. Mempertimbangkan sebelum mengambil keputusan untuk menikah dengan cara memahami karakter/pribadi pasangan masing-masing.
  2. Saling mendukung dan menjalin komunikasi yang baik, perkenalan antar keluarga pasangan sehingga mampu membangun relasi yang baik
  3. Memaklumi perbedaan pendapat dan selera dalam gaya hidup pasangan kita.

Dengan demikian hal tersebut mampu kita jadikan solusi agar tidak terjadi perpisahan dalam suatu hubungan yang diakibatkan oleh ego masing-masing pasangan. Karena pada dasarnya yang paling penting dalam hubungan adalah sebuah komitmen selalu bersama, menjaga, sehingga perbedaan yang ada pada pasangan semestinya akan menjadi maklum ketika mereka saling memahami satu sama lain, dimana permasalahan mampu ditemukan jalan tengahnya tanpa perlu berpisah.

WUJUDKAN CINCIN IMPIANMU BERSAMA NAWWIS

Proses Cepat - Design Custom - Harga Terjangkau - Bahan Berkualitas

081-2367-8080

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply