MEMILIH PASANGAN HIDUP DALAM ISLAM

MEMILIH PASANGAN HIDUP DALAM ISLAM

  • Post category:Artikel

Perkara jodoh memang bukanlah hal yang mudah, banyak dari kita bingung memilih pasangan hidup yang tepat seperti apa, bahkan banyak pula yang galau soal penantian jodoh yang tak kunjung datang. Setiap manusia sudah dipersiapkan jodohnyna masing-masing kok. Jangan bersedih soal jodoh ya. Setiap manusia memang diciptakan berpasang-pasangan seperti yang difirmankan Allah dalam Al-Qurโ€™an Surat Adz-Zaariyat ayat 49 sebagai berikut:

ูˆูŽู…ูู† ูƒูู„ูู‘ ุดูŽู‰ู’ุกู ุฎูŽู„ูŽู‚ู’ู†ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูŽูŠู’ู†ู ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุชูŽุฐูŽูƒูŽู‘ุฑููˆู†ูŽ

โ€œDan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.โ€(Q.S. Adz-Zaariyat : 49).

Dalam ayat tersebut sudah jelas bahwa setiap manusia bahkan seluruh mahkluk telah Allah ciptakan berpasang-pasangan. Meskipun sudah ada ayat yang menjelaskan tentang hal tersebut, bukan berarti kita hanya berdiam diri menanti jodoh datang dengan sendirinya, akan tetapi kita tetap berikhtiar memperbaiki diri untuk memantaskan diri menerima jodoh yang akan Allah datangkan dan juga berdoโ€™a meminta jodoh yang terbaik menurut Allah. Seperti halnya rezeki, rezeki memang sudah ditakar sesuai bagiannya atau porsinya masing-masing, bukan berarti kita hanya sekedar berdiam diri saja tanpa melakukan apapun, kita juga harus tetap bekerja, berusaha dan berdoโ€™a.

Tujuan pernikahan dalam islam adalah sebagai cara yang halal dan suci untuk menyalurkan nafsu syahwat yang dimilki laki-laki dan perempuan. Dengan demikian seorang laki-laki dan perempuan dapat menjaga kehormatan dan kesucian diri dan mampu menjalankan syariat-syariat islam. Sebelum kita memutuskan untuk menikah, alangkah baiknya jika kita bisa lebih berhati-hati dalam memilih pasangan hidup yang akan mendampingi kita kelak,

Sebelum kita menentukan siapa yang akan kita pilih sebagai pasangan hidup nantinya, kita juga harus tahu bagaimana karakter, sifat dan perilakunya. Sehingga kita tidak salah memilih pasangan hidup. Apa sih pentingnya mengenal lebih dalam pasangan kita?, jawabannya adalah sangat penting, karena menjalani kehidupan pernikahan tidak hanya sebentar.akan tetapi selamanya. Oleh karena itu sangat penting mengenal karakter dan sifat-sifatnya, dengan begitu kita bisa menyikapinya dengan baik.

Dalam syariโ€™at islam ada proses mengenal calon pasangan kita yaitu taโ€™aruf, dalam proses taโ€™aruf kita bisa mengenal lebih jauh bagaimana sifat dan karakter asli calon pasangan kita dalam kehidupan sehari-hari. Maka di dalam islam tidak ada istilah โ€œmembeli kucing dalam karungโ€ .

Selain mengenal calon pasangan, kita juga harus mengenal keluarganya. Mengapa ? karena tidak hanya menyatukan dua orang yang saling mencintai, akan tetapi menyatukan dua keluarga dari pihak keluarga sang perempuan dan laki-lakinya.  

Dalam agama islam kita dianjurkan untuk memilih pasangan sebagai berikut, seperti yang dijelaskan pada sebuah hadist:

ุชูู†ู’ูƒูŽุญู ุงู„ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ู„ุฃุฑู’ุจูŽุนู: ู„ูู…ุงู„ูู‡ุง ูˆู„ูุญูŽุณูŽุจูู‡ุง ูˆุฌูŽู…ุงู„ูู‡ุง ูˆู„ูุฏููŠู†ูู‡ุงุŒ ูุงุธู’ููŽุฑู’ ุจุฐุงุชู ุงู„ุฏูู‘ูŠู†ูุŒ ุชูŽุฑูุจูŽุชู’ ูŠูŽุฏุงูƒูŽ

โ€œWanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.โ€ (HR. Bukhari no.5090, Muslim no.1466).

Hadist tersebut menjelaskan bahwa seorang laki-laki akan menikahi wanita karena 4 hal yakni karena:

  1. Hartanya

Mengapa memilih karena hartanya?, maksud harta disini bukanlah karena kekayaan saja akan tetapi memiliki standar sosial yang sama, sehingga ketika menjalani hubungan pernikahan, akan kecil kemungkinan terjadi percekcokan yang berhubungan dengan harta maupun status sosial.

  • Nasabnya/keturunan

Menikah tidak hanya soal menyatukan dua insan yang saling mencintai, akan tetapi kita juga harus memilih pasangan yang baik keturunannya atau nasabnya (berasal dari keluarga yang baik), sehingga akan menghasilkan keturunan yang baik pula (kepribadian dan perilakunya).

  • Parasnya/Kecantikannya

Kenapa islam menganjurkan untuk memilih pasangan yang cantik?, karena dalam hal ini agar pasangan lebih enak dipandang selain itu untuk meminimalisir seorang pasangan kita berpaling ke yang lain .

  • Agamanya

Dan yang terakhir adalah agamanya โ€œpilihlah pasangan yang baik agamanya maka kalian akan beruntungโ€ mengapa demikian? dalam islam dianjurkan memilih pasangan dengan empat kriteria diatas, akan tetapi yang paling baik dan utama adalah memilih pasangan yang baik agamanya. Seorang yang baik agamanya akan baik pula ia dalam memperlakukan pasangannya sehingga dalam menjalankan pernikahan tersebut bisa bernilai ibadah agar mendapat ridhoNya.

Sudah faham dengan penjelasan diatas belum?. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa seorang laki-laki dalam memilih pasangan hidup dapat melihat dari 4 kriteria tersebut yakni; hartanya, nasabnya, parasnya dan yang paling utama adalah agamanya.

Begitupun seorang perempuan juga dianjurkan untuk memilih pasangan hidup yang sesuai empat kriteria diatas dan ada banyak tambahan kriteria yang lain juga, sebagai berikut:

  • Lihatlah agamanya

seorang perempuan yang akan menikah, maka pilihlah yang sama agamanya. Maka jika seorang muslimah maka pilihlah seorang suami yang beragama islam juga.

  • Taat pada agama

seorang suami yang baik agamanya/taat beragama dalam artian โ€œsholehโ€ akan bisa menjadi imam yang baik dalam kehidupan rumah tangga, bisa menuntun ke jalan yang diridhoinya. Sedangkan istri yang menjadi makmumnya.

  • Mandiri dalam mencari nafkah

Ketika seorang laki-laki sudah siap untuk menjalani kehidupan pernikahan, ia harus bisa mencari nafkah secara mandiri, mempunyai penghasilan. Maka pilihlah calon pasangan atau calon suami kalian yang sudah bisa mencari nafkah sendiri, sehingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

  • Berjiwa pemimpin

Berjiwa pemimpin sangat dibutuhkan oleh calon pasangan kita, karena seorang suami adalah kepala rumah tangga.

  • Bertanggung jawab

Selain berjiwa pemimpin, seorang suami juga harus mempunyai sikap tanggung jawab. Tanggung jawab dalam memberi nafkah, baik nafkah lahir maupun nafkah batin.

Kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan diatas adalah jodoh memang tiada yang tahu kapan ia datang, jodoh memang tidak datang diwaktu yang cepat, akan tetapi jodoh akan  datang pada waktu yang tepat. Maka dari itu kita tetap terus memperbaiki dan memantaskan diri untuk menerima jodoh yang telah Allah siapkan untuk kita. Memilih pasangan yang tepat memang tidak mudah ya, setiap orang pasti mempunyai kriteria pasangan masing-masing. Dalam islam menganjurkan dalam memilih pasangan (suami/istri) yaitu ada empat diantaranya;1) hartanya, 2) nasabnya/keturunannya, 3) parasnya(cantik/tampan), 4) agamanya. Dan yang ke empat adalah yang paling utama. Itu merupakan yang dianjurkan saja atau menjadi patokan dalam memilih pasangan menurut agama islam, jika kita mempunyai kriteria yang lain lebih banyak lagi diperbolehkan. Jika kalian sudah menemukan calon pasangan yang tepat, jangan ditunda-tunda lagi ya.

WUJUDKAN CINCIN IMPIANMU BERSAMA NAWWIS

Proses Cepat - Design Custom - Harga Terjangkau - Bahan Berkualitas

081-2367-8080

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply